Hizb 58 - 1/2 Juz 29 (الحزب ٥٨ - نصف جزء ٢٩) (ID)

٧٢ - ٱلْجِنّ

72 - Al-Jinn (ID)

قُلْ اُوْحِيَ اِلَيَّ اَنَّہُ اسْتَـمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْۗا اِنَّا سَمِعْنَا قُرْاٰنًا عَجَــبًا۝۱ۙ
Qul oohiya ilayya annahu istamaAAa nafarun mina aljinni faqaloo inna samiAAna quranan AAajaban

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

1

يَّہْدِيْۗ اِلَى الرُّشْدِ فَاٰمَنَّا بِہٖ۝۰ۭ وَلَنْ نُّشْرِكَ بِرَبِّنَاۗ اَحَدًا۝۲ۙ
Yahdee ila alrrushdi faamanna bihi walan nushrika birabbina ahadan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

(yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami,

2

وَّاَنَّہٗ تَعٰلٰى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَۃً وَّلَا وَلَدًا۝۳ۙ
Waannahu taAAala jaddu rabbina ma ittakhatha sahibatan wala waladan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.

3

وَّ اَنَّہٗ كَانَ يَقُوْلُ سَفِيْہُنَا عَلَي اللہِ شَطَطًا۝۴ۙ
Waannahu kana yaqoolu safeehuna AAala Allahi shatatan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,

4

وَّاَنَّا ظَنَنَّاۗ اَنْ لَّنْ تَقُوْلَ الْاِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَي اللہِ كَذِبًا۝۵ۙ
Waanna thananna an lan taqoola alinsu waaljinnu AAala Allahi kathiban

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.

5

وَّاَنَّہٗ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْاِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْہُمْ رَہَقًا۝۶ۙ
Waannahu kana rijalun mina alinsi yaAAoothoona birijalin mina aljinni fazadoohum rahaqan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

6

وَّاَنَّہُمْ ظَنُّوْا كَـمَا ظَنَنْتُمْ اَنْ لَّنْ يَّبْعَثَ اللہُ اَحَدًا۝۷ۙ
Waannahum thannoo kama thanantum an lan yabAAatha Allahu ahadan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,

7

وَّاَنَّا لَمَسْـنَا السَّمَاۗءَ فَوَجَدْنٰہَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيْدًا وَّشُہُبًا۝۸ۙ
Waanna lamasna alssamaa fawajadnaha muliat harasan shadeedan washuhuban

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,

8

وَّاَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْہَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ۝۰ۭ فَمَنْ يَّسْتَمِـــعِ الْاٰنَ يَجِدْ لَہٗ شِہَابًا رَّصَدًا۝۹ۙ
Waanna kunna naqAAudu minha maqaAAida lilssamAAi faman yastamiAAi alana yajid lahu shihaban rasadan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

9

وَّاَنَّا لَا نَدْرِيْۗ اَشَرٌّ اُرِيْدَ بِمَنْ فِي الْاَرْضِ اَمْ اَرَادَ بِہِمْ رَبُّہُمْ رَشَدًا۝۱۰ۙ
Waanna la nadree asharrun oreeda biman fee alardi am arada bihim rabbuhum rashadan

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

10