Ruku 185, Juz 12 (ٱلْرُكوع 185, جزء 12) (ID)

١١ - هُود

11 - Houd (ID)

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰي قَوْمِہٖۗ۝۰ۡاِنِّىْ لَكُمْ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ۝۲۵ۙ
Walaqad arsalna noohan ila qawmihi innee lakum natheerun mubeenun

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata): "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,

25

اَنْ لَّا تَعْبُدُوْۗا اِلَّا اللہَ۝۰ۭ اِنِّىْۗ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ اَلِيْمٍ۝۲۶
An la taAAbudoo illa Allaha innee akhafu AAalaykum AAathaba yawmin aleemin

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan".

26

فَقَالَ الْمَلَاُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَوْمِہٖ مَا نَرٰىكَ اِلَّا بَشَرًا مِّثْلَنَا وَمَا نَرٰىكَ اتَّبَعَكَ اِلَّا الَّذِيْنَ ہُمْ اَرَاذِلُـنَا بَادِيَ الرَّاْيِ۝۰ۚ وَمَا نَرٰي لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍؚبَلْ نَظُنُّكُمْ كٰذِبِيْنَ۝۲۷
Faqala almalao allatheena kafaroo min qawmihi ma naraka illa basharan mithlana wama naraka ittabaAAaka illa allatheena hum arathiluna badiya alrrayi wama nara lakum AAalayna min fadlin bal nathunnukum kathibeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta".

27

قَالَ يٰقَوْمِ اَرَءَيْتُمْ اِنْ كُنْتُ عَلٰي بَيِّنَۃٍ مِّنْ رَّبِّيْ وَاٰتٰىنِيْ رَحْمَۃً مِّنْ عِنْدِہٖ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ۝۰ۭ اَنُلْزِمُكُمُوْہَا وَاَنْتُمْ لَہَا كٰرِہُوْنَ۝۲۸
Qala ya qawmi araaytum in kuntu AAala bayyinatin min rabbee waatanee rahmatan min AAindihi faAAummiyat AAalaykum anulzimukumooha waantum laha karihoona

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Berkata Nuh: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?"

28

وَيٰقَوْمِ لَاۗ اَسْـــَٔـلُكُمْ عَلَيْہِ مَالًا۝۰ۭ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلَي اللہِ وَمَاۗ اَنَا بِطَارِدِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا۝۰ۭ اِنَّہُمْ مُّلٰقُوْا رَبِّہِمْ وَلٰكِنِّيْۗ اَرٰىكُمْ قَوْمًا تَجْـہَلُوْنَ۝۲۹
Waya qawmi la asalukum AAalayhi malan in ajriya illa AAala Allahi wama ana bitaridi allatheena amanoo innahum mulaqoo rabbihim walakinnee arakum qawman tajhaloona

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan (dia berkata): "Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu (sebagai upah) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui".

29

وَيٰقَوْمِ مَنْ يَّنْصُرُنِيْ مِنَ اللہِ اِنْ طَرَدْتُّہُمْ۝۰ۭ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ۝۳۰
Waya qawmi man yansurunee mina Allahi in taradtuhum afala tathakkaroona

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan (dia berkata): "Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?

30

وَلَاۗ اَقُوْلُ لَكُمْ عِنْدِيْ خَزَاۗىِٕنُ اللہِ وَلَاۗ اَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَاۗ اَقُوْلُ اِنِّىْ مَلَكٌ وَّلَاۗ اَقُوْلُ لِلَّذِيْنَ تَزْدَرِيْۗ اَعْيُنُكُمْ لَنْ يُّؤْتِيَہُمُ اللہُ خَيْرًا۝۰ۭ اَللہُ اَعْلَمُ بِمَا فِيْۗ اَنْفُسِہِمْ۝۰ۚۖ اِنِّىْۗ اِذًا لَّمِنَ الظّٰلِــمِيْنَ۝۳۱
Wala aqoolu lakum AAindee khazainu Allahi wala aAAlamu alghayba wala aqoolu innee malakun wala aqoolu lillatheena tazdaree aAAyunukum lan yutiyahumu Allahu khayran Allahu aAAlamu bima fee anfusihim innee ithan lamina alththalimeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.

31

قَالُوْا يٰنُوْحُ قَدْ جٰدَلْتَنَا فَاَكْثَرْتَ جِدَالَنَا فَاْتِنَا بِمَا تَعِدُنَاۗ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ۝۳۲
Qaloo ya noohu qad jadaltana faaktharta jidalana fatina bima taAAiduna in kunta mina alssadiqeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Mereka berkata "Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".

32

قَالَ اِنَّمَا يَاْتِيْكُمْ بِہِ اللہُ اِنْ شَاۗءَ وَمَاۗ اَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ۝۳۳
Qala innama yateekum bihi Allahu in shaa wama antum bimuAAjizeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Nuh menjawab: "Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri.

33

وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِيْۗ اِنْ اَرَدْتُّ اَنْ اَنْصَحَ لَكُمْ اِنْ كَانَ اللہُ يُرِيْدُ اَنْ يُّغْوِيَكُمْ۝۰ۭ ہُوَرَبُّكُمْ۝۰ۣ وَاِلَيْہِ تُرْجَعُوْنَ۝۳۴ۭ
Wala yanfaAAukum nushee in aradtu an ansaha lakum in kana Allahu yureedu an yughwiyakum huwa rabbukum wailayhi turjaAAoona

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasehatku jika aku hendak memberi nasehat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan".

34