Ruku 228, Juz 14 (ٱلْرُكوع 228, جزء 14) (ID)

١٦ - ٱلنَّحْل

16 - An-Nahl (ID)

وَقَالَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا لَوْ شَاۗءَ اللہُ مَا عَبَدْنَا مِنْ دُوْنِہٖ مِنْ شَيْءٍ نَّحْنُ وَلَاۗ اٰبَاۗؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ دُوْنِہٖ مِنْ شَيْءٍ۝۰ۭ كَذٰلِكَ فَعَلَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِہِمْ۝۰ۚ فَہَلْ عَلَي الرُّسُلِ اِلَّا الْبَلٰغُ الْمُبِيْنُ۝۳۵
Waqala allatheena ashrakoo law shaa Allahu ma AAabadna min doonihi min shayin nahnu wala abaona wala harramna min doonihi min shayin kathalika faAAala allatheena min qablihim fahal AAala alrrusuli illa albalaghu almubeenu

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan berkatalah orang-orang musyrik: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apapun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatupun tanpa (izin)-Nya". Demikianlah yang diperbuat orang-orang sebelum mereka; maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.

35

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّۃٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللہَ وَاجْتَـنِبُوا الطَّاغُوْتَ۝۰ۚ فَمِنْہُمْ مَّنْ ہَدَى اللہُ وَمِنْہُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْہِ الضَّلٰلَۃُ۝۰ۭ فَسِيْرُوْا فِي الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَۃُ الْمُكَذِّبِيْنَ۝۳۶
Walaqad baAAathna fee kulli ommatin rasoolan ani oAAbudoo Allaha waijtaniboo alttaghoota faminhum man hada Allahu waminhum man haqqat AAalayhi alddalalatu faseeroo fee alardi faonthuroo kayfa kana AAaqibatu almukaththibeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).

36

اِنْ تَحْرِصْ عَلٰي ہُدٰىہُمْ فَاِنَّ اللہَ لَا يَہْدِيْ مَنْ يُضِلُّ وَّمَا لَہُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ۝۳۷
In tahris AAala hudahum fainna Allaha la yahdee man yudillu wama lahum min nasireena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong.

37

وَاَقْسَمُوْا بِاللہِ جَہْدَ اَيْمَانِہِمْ۝۰ۙ لَا يَبْعَثُ اللہُ مَنْ يَّمُوْتُ۝۰ۭ بَلٰى وَعْدًا عَلَيْہِ حَقًّا وَّلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ۝۳۸ۙ
Waaqsamoo biAllahi jahda aymanihim la yabAAathu Allahu man yamootu bala waAAdan AAalayhi haqqan walakinna akthara alnnasi la yaAAlamoona

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh: "Allah tidak akan akan membangkitkan orang yang mati". (Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitnya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui,

38

لِيُـبَيِّنَ لَہُمُ الَّذِيْ يَخْتَلِفُوْنَ فِيْہِ وَلِيَعْلَمَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْۗا اَنَّہُمْ كَانُوْا كٰذِبِيْنَ۝۳۹
Liyubayyina lahumu allathee yakhtalifoona feehi waliyaAAlama allatheena kafaroo annahum kanoo kathibeena

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, agar orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta.

39

اِنَّمَا قَوْلُــنَا لِشَيْءٍ اِذَاۗ اَرَدْنٰہُ اَنْ نَّقُوْلَ لَہٗ كُنْ فَيَكُوْنُ۝۴۰ۧ
Innama qawluna lishayin itha aradnahu an naqoola lahu kun fayakoonu

Indonesian

Indonesian Ministry of Religious Affairs

Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia.

40